Trader Klinik

BELAJAR FOREX 6 KESALAHAN DALAM TRADING FOREX

6 Kesalahan dalam Trading Forex, 80% Orang Melakukannya

 

Ada banyak hal yang menyebabkan perjalanan trading para trader forex di Indonesia berhenti  dengan cepat ibarat bunga yang layu sebelum berkembang.

Kali ini, kita akan mencoba untuk membahas setidaknya 6 penyebab kegagalan dalam trading berikut cara mengatasinya.

1. Belum Menjadikan Trading Sebagai Kebiasaan

Rahasianya adalah latihan yang kemudian menjadi kebiasaan. Dalam trading selama Anda masih belum terbiasa melakukan analisa dan mengambil keputusan, maka Anda akan tersendat-sendat dan Anda akan bosan karena menganggap trading forex bukanlah pilihan yang tepat. Padahal masalahnya bukan pada forex-nya, melainkan pada ketidakbiasaan Anda.

Solusinya adalah menjadikan aktivitas trading sebagai kebiasaan. Luangkan waktu setiap hari untuk memantau, menganalisa dan melakukan transaksi.

Nah, dalam proses pembiasaan ini, Anda bisa berlatih menggunakan demo account terlebih dahulu.

2. Masalah  Kepercayaan Diri

Ada dua masalah tentang kepercayaan diri:

  1. Kurang percaya diri
  2. Terlalu percaya diri

Kurang percaya diri diakibatkan kurangnya pengetahuan. Terlalu banyak hal-hal negatif yang memenuhi pikiran. Takut salah perkiraan, takut rugi, dan sebagainya.

Ketakutan-ketakutan itu mencegah Anda untuk melakukan transaksi dan akhirnya justru banyak kesempatan emas terlewatkan.

Solusinya adalah dengan memperbanyak belajar tentang forex trading.

Lengkapi  pengetahuan dengan teknik trading serta manajemen modal dan manajemen resiko, sehingga beberapa kali loss tidak akan mempengaruhi hasil trading Anda, karena secara keseluruhan Anda masih tetap bisa menikmati profit yang manis.

Sebaliknya, percaya diri yang terlalu tinggi pun bisa menjadi masalah. Terlalu percaya diri akan menyebabkan Anda tidak disiplin pada trading plan.

Ingat bahwa Anda tidak mungkin bisa mengendalikan pasar. Pasarlah yang selalu benar. Maka patuhi sistem trading, manajemen modal dan manajemen resiko Anda.

Ketika semua parameter itu mengatakan Anda harus keluar dari pasar, maka keluarlah.

Dengan kata lain, patuhi trading plan Anda!

3. Terlalu Banyak Mempelajari Teori Forex Trading

Banyak sekali trader pemula “kalap” dalam melahap berbagai macam teori, trik dan strategi sehingga mereka lupa bahwa semua itu tak akan membuahkan apa-apa tanpa praktek di pasar yang sesungguhnya.

Mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka tidak membutuhkan teori yang terlalu rumit atau canggih untuk bisa menangkap peluang yang ada di pasar.

Akhirnya mereka menjadi bingung, teori mana yang harus mereka pakai.

Solusinya adalah pelajari satu atau paling banyak dua sistem trading saja.

Kuncinya adalah memilih sistem trading yang paling sesuai dengan karakter/style trading Anda.

Kenyataannya, para trader profesional hanya menggunakan satu atau dua strategi sederhana dengan konsisten.

Belajar memang perlu, namun terlalu banyak mempelajari teori trading hanya akan membuat Anda bingung.

4. Mudah Menyerah

Seringkali para trader pemula menyerah kalah setelah didera beberapa kali kerugian. Padahal beberapa kali kerugian adalah hal yang wajar dalam bisnis. Yang membuat mereka “angkat tangan” biasanya adalah besarnya kerugian yang diderita. Ini karena mereka tidak memiliki pengetahuan yang baik tentang manajemen modal dan manajemen resiko.

Solusinya sederhana, sadari bahwa kerugian hanyalah resiko yang memang merupakan bagian dari bisnis mana pun, termasuk trading. Agar bisa meminimalkan resiko, pelajari dan terapkan manajemen resiko yang baik dan benar, sehingga Anda akan memiliki lebih banyak peluang untuk memanfaatkan pergerakan pasar.

5. Tidak memiliki Plan

If you failed to plan, you planned to fail.”
Apa pun yang dilakukan tanpa perencanaan – terutama bisnis – hampir pasti tidak akan berjalan dengan baik, bahkan berakhir dengan kegagalan.

Trader yang melakukan transaksi hanya secara sporadis, tanpa perencanaan yang matang, tak pernah bisa bertahan lama di kancah per-trading-an.

Mungkin pada beberapa kasus ada pemula yang bisa memperoleh keuntungan di awal-awal perjalanan trading mereka, namun tidak pernah ada yang bisa mempertahankan prestasi itu. Justru mereka biasanya selesai hanya dalam hitungan minggu.

Solusinya: milikilah trading plan yang di dalamnya ada aturan-aturan yang harus Anda ikuti termasuk batasan resiko, sistem yang harus diikuti, hingga aturan menggunakan modal.

6. Tidak Fokus

Kebanyakan trader pemula – terutama part-timer – tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan analisa dan transaksi karena kesibukan mereka. Akhirnya mereka hanya melakukan transaksi di waktu-waktu senggang saja.

Sayangnya kebanyakan waktu senggang yang mereka miliki justru adalah waktu-waktu yang “sepi”, ketika tidak banyak pergerakan yang signifikan di pasar.

Kalaupun ternyata waktu senggang tersebut bertepatan dengan “jam sibuk” pasar (ketika banyak peluang yang tercipta), namun tidak diimbangi dengan konsentrasi yang cukup baik.

Terkadang perhatian mereka teralihkan oleh tayangan di televisi, topik obrolan yang menarik, atau mungkin rengekan sang anak yang mengajak bermain. Akibatnya, banyak sekali peluang yang terlewatkan.

Trading pun menjadi tidak maksimal, tidak bisa memberikan hasil yang diharapkan, dan pada gilirannya hanya akan membuat Anda meninggalkan peluang yang sangat luar biasa.

Solusinya, sediakan waktu khusus untuk trading. Pasar biasanya akan ramai pada pukul 14.00-21.00 WIB.

Pilihlah waktu di antara jam-jam tersebut. Tidak perlu terlalu lama, cukup satu atau dua jam saja sehari, seandainya aktivitas Anda sudah cukup padat.

Jika waktu Anda bisa lebih panjang, tetaplah selingi dengan istirahat sekitar setengah hingga satu jam tiap dua jam sekali. Ini penting untuk menjaga kebugaran Anda.

Seandainya memungkinkan, sediakan juga tempat khusus untuk melakukan aktivitas trading, di mana gangguan bisa Anda minimalkan.

Jika tidak memungkinkan, buat kesepakatan dengan teman atau anggota keluarga yang lain bahwa Anda tidak ingin diganggu pada jam-jam trading Anda tersebut.

Mudah-mudahan pemaparan ini bisa mencegah Anda menjadi trader yang “layu sebelum berkembang”, dan dunia trading Indonesia akan segera keluar dari “masa suram” ini.

 

Untuk mendapatkan update berita yang menariK seputar forex trading dan komoditi anda bisa follow akun instagram kami di DIDIMAX YOGYAKARTA KLIK DI SINI Atau anda ingin lihat video-video menarik anda bisa Subscribe chanel youtube kami
di DIDIMAX TV KLIK DI SINI

PT. Didi Max Berjangka adalah broker pemenang penghargaan “Best Forex Education Broker Indonesia 2018” Dari Global Banking and Finance U.K
dan beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI,
merupakan anggota BBJ dan anggota kliring berjangka KBI.
Member of Jakarta Futures Exchange – No: SPPKB-003/BBJ/09/00 & Member of Kliring Berjangka Indonesia – No: 005/AK-KJBK/XII/2000

Address: Jl Diponegoro no 58 Yogyakarta 
Phone: 08515501611
Email: admin@didimaxyogyakarta.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Call Now ButtonDaftar Telp / Whatsapp